



Girimarto, [26/11/2025] – Kabar gembira bagi para pencinta perjalanan dan keindahan alam! Pemerintah Kabupaten Wonogiri, melalui komitmennya memajukan sektor pariwisata, memastikan bahwa jalur akses menuju salah satu permata tersembunyi di lereng pegunungan, Waduk Candi Muncar di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, akan segera direvitalisasi.
Proyek perbaikan dan penataan jalan utama ini dijadwalkan mulai bergulir pada Desember 2025, menandai babak baru bagi desa yang selama ini berjuang meningkatkan kunjungan wisatawan karena kendala infrastruktur.
MENGUBAH TANTANGAN JALAN MENJADI UNDANGAN
Selama lebih dari satu dekade, Waduk Candi Muncar dikenal di kalangan traveller lokal memiliki pemandangan luar biasa—udara sejuk, panorama waduk yang tenang, hingga spot perkemahan alami. Namun, saya sebagai jurnalis yang telah meliput berbagai destinasi, mengakui bahwa medan jalan yang terjal dan belum sepenuhnya beraspal di beberapa titik Desa Bubakan sering kali menjadi tantangan, bahkan penghalang bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi, terutama bus pariwisata.
“Aksesibilitas adalah kunci pembuka potensi. Kami melihat Candi Muncar memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi ekowisata utama, selain infrastruktur jalan yang memadai,” ujar Prie Ketua Poksarwis Desa Buakan. “Dengan perbaikan jalan yang di mulai Desember 2025, kami berharap tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi kami sedang berinvestasi pada kenyamanan dan keselamatan ribuan pengunjung di masa depan.”
Fokus utama perbaikan ini adalah pengerasan, pelebaran selektif, dan peningkatan kualitas drainase di sepanjang jalur utama dari Gerbang Desa hingga area parkir wisata. Langkah ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan mengurangi risiko kerusakan kendaraan.
DAMPAK EKONOMI DAN SPIRIT LOKAL
Kepala Desa Bubakan, [Simulasi Nama Kepala Desa], menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan, perbaikan jalan merupakan penantian panjang yang akan langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat lokal.
“Desember 2025 akan menjadi hadiah Natal terindah bagi warga kami. Jalan yang lebih baik berarti wisatawan lebih banyak, yang pada akhirnya memutar roda ekonomi di tingkat bawah. PODARWIS (Kelompok Sadar Wisata) kami sudah siap menyambut, tinggal jalan aksesnya yang perlu sentuhan akhir ini,” kata Maryanto Kepala Desa.
Proyek ini sejalan dengan tren slow travel dan nature tourism yang semakin diminati pascapandemi. Candi Muncar, dengan keindahan Waduknya yang menenangkan, diproyeksikan menarik segmen keluarga, pencinta alam, dan komunitas camper yang mencari ketenangan dari hiruk pikuk kota.
Jeep wisata, Glamping, dan kuliner khas Wonogiri yang telah dipersiapkan oleh masyarakat setempat akan menjadi produk andalan, namun semua itu mustahil dioptimalkan tanpa dukungan akses jalan yang prima.
Dengan timeline yang sudah ditetapkan pada akhir tahun 2025, Wonogiri mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka serius menggarap potensi wisata daerahnya. Bagi para traveller yang selalu mencari petualangan baru, persiapkan agenda Anda. Candi Muncar yang mudah dijangkau segera hadir, menanti untuk dieksplorasi! (Prie_)






Tinggalkan Balasan